THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Senin, 27 Desember 2010

jenis-jenis perpaduan warna dalam percetakan

Warna adalah faktor yang sangat penting dalam komunikasi visual. Untuk aplikasi cetak biasanya hanya dipakai gabungan warna CMYK, sedangkan di layar monitor menggunakan RGB, HLS, Hexadesimal dan lain-lain. Berikut adalah sistem atau model warna, antara lain:
* RGB (Red Greed Blue)
* CMYK (Cyan Magenta Yellow Black)
* HLS (Hue Lightness Saturation)
* LAB Color -Lightness A (green-red axis) B (blue-yellow axis)
* RGB Hexadecimal: misal: #FF0000

Kombinasi Warna
a.Warna Akromatik
Adalah warna kombinasi gelap dan terang saja. Biasa disebut sebagai Grayscale.
b.Warna Monokrom atau netral
Adalah satu warna Hue yang dikombinasikan dengan gelap terang. Disebut juga dengan istilah warna monokrom. Kombinasi warna ini sangat sederhana, tidak banyak resiko dan mudah diterima mata.
c.Warna Komplementer
Adalah 2 (dua) warna Hue yang berlawanan, dikombinasikan dengan gelap terang. Disebut juga warna komplementer. Kombinasi tersebut akan menarik mata (eye catching), tapi jika anda tidak berhasil menggabungkan dua warna tersebut, maka akan terlihat lepas.
d.Trangle Primer, Sekunder dan Tersier
Merupakan perpaduan dari 3 warna yang senasib (primer, sekunder dan tersier). Meskipun 3 warna, kombinasi tersebut cenderung tidak clash.
e.Warna Pastel & Dark Colors
Adalah warna-warna yang mendekati warna terang atau putih. Biasa disebut juga warna Sepia. Kebalikan dari pastel adalah warna-warna gelap disebut juga Dark colors.
f.Warna Analog
Adalah warna-warna beda hue yang bersebelahan, sehingga kombinasinya akan lebih mudah diterima mata dan lebih berani dibanding warna monokrom.
g.Warna Clash
Adalah 2 warna yang berlawanan (komplementer), tetapi menyimpang atau bergeser 1 hue. Sesuai namanya ‘clash’ adalah warna yang tidak harmonis atau bertentangan atau tabrakan sehingga kombinasi warna tersebut tidak enak dipandang.

0 komentar: